PACARAN LONG DISTANCE “LDR”
Hahahaha…LDR itu singkatan dari “Pacaran Long Distance”….Itu sih kata gw, gag tau kalo temen-temen
nyebutnya apaan. Ini gw sedikit ingin mengajak temen-temen berbagi cerita tentang
apa itu LDR.
Sebelum kita memulai apa itu
yang dimaksud LDR. Alangkah baiknya temen-temen, khususnya cewe-cewe bagi gw nomer
HP dulu...azzz.., gag kok bercanda. Kalau temen-temen mau tau, saat ini gw masih
jomblo, jomblo bukan berarti tidak pernah merasakan apa itu cinta. Temen-temen
mungkin sedikit heran, atau bahkan gag nyangka soal pendidikan gw, gw cuma
tamatan SMP. Berhenti sekolah gara-gara tidak ada biaya untuk melanjutkan
pendidikan ke SMA. Sekarang gw udah menginjak umur ke 23 tahun. Gw bekerja
disebuah percetakan yang tergolong sedang-sedang saja. Tapi tempatnya lumayan
cukup sebagai ladang tempat mencari receh. Sebenarnya gw bukanlah seorang
penulis, tapi gw adalah orang yang terombang ambing di dunia yang penuh
inspirasi ini, temen-temen bisa menjadi apasaja yang temen-temen mau, termasuk
juga gw.
Kok jadi curhat ya...hohoho
Maaf temen-temen, gw terbawa
suasana...soalnya gw nulis sambil dengerin lagu-lagu melowww...sampe-sampe air
mata mau jatuh, tapi gag jadi..
Kembali lagi kita ke
pembicaraan kita tadi. LDR itu kalo menurut gw sangat berbahaya. Tau kenapa
gw bilang bahaya??pernah ngalamin yang namanya LDR, yang berujung putus
karena terlalu lama berjauhan dengan cewe atau cowonya, Yang putus karena salah
satu pihak tidak sanggup untuk LDR, yang berakhir tragisnya lagi saking
lamanya gag ketemu trus tau kalau si doi udah punya pasangan baru padahal kita
belum putus, dan masih banyak lagi. Kalo di persentase, LDR itu yang sukses
menurut gw Cuma dikit. Kalo menurut temen-temen sendiri gag tau tuh.
Kalo bisa temen-temen jauhin
tuh yang namanya LDR. Gag baik buat kita. Soalnya 99% LDR itu nyakitin.
Semua yang kita jalani saat ini tidak akan semulus apa yang kita bayangkan.
Sudah banyak disekeliling kita contohnya temen-temen kita, keluarga kita dan
orang lain yang kita ketahui sedang menjalani LDR, termasuk yang lagi baca tulisan
ini. Tidak sedikit dari mereka yang menjadi karakter dari apa yang mereka
jalani itu. Sekian lama waktu terbuang begitu saja, karena terlalu mempercayai
pasangannya tidak akan menghianatinya. Tapi nyatanya dia tersakiti.
Gw pernah bertanya dengan
orang yang pernah sukses menjalani LDR. Kesuksesan menjalani LDR itu
katanya suatu keajaiban. Tau arti keajaiban??suatu kejadian atau fakta yang
tidak bisa terjadi tapi terjadi. Itu yang dia alami. Setelah menjalani LDR
dia menyimpulkan beberapa penjelasan yang menarik dari LDR. Salah satunya,
dia dapat mengetahui sampai mana sebuah hubungan itu bisa di pertahankan. Sampai
mana kesetiaan seseorang yang menjadi actor/artis dalam sebuah hubungan. Sejauh
mana pasangannya bisa menahan rindu. Tapi yang harus pembaca ketahui, semakin
besar rindu itu menumpuk semakin besar pula godaan yang harus dilalui. Tapi
karena dia saling memahami kondisi masing-masing, jalan hidup yang harus
dilalui, akhirnya mereka bisa bersatu walaupun telah sekian tahun tidak
bertemu.
Jadi, yang dibutuhkan dalam
sebuah hubungan LDR itu adalah kesabaran, kesetiaan, dan kepercayaan kita
terhadap pasangan. Tapi itu semua tetap sangat sulit untuk dilewati.
Cukup sekian terima kasih…
Comments
Post a Comment